Tuesday, May 16, 2017

Prospek Jurusan Ilmu Tanah

Leave a Comment
 Prospek Jurusan, Gali Kubur ?
Pilmitanas Mataram 2017
Memasuki gerbang kuliah, seakan kamu ditantang untuk mulai merancang masa depan dengan sebaik-baiknya, dengan orientasi setelah lulus kuliah dapat kerja yang menjanjikan. Memilih jurusan kuliah tak boleh asal-asalan, asal ayah ibu senang, asal kuliah, atau bahkan ngikut-ngikut teman. Saat kamu memilih jurusan kuliah, sama halnya dengan saat kamu memilih teman hidup. Jurusan yang kamu ambil adalah separuh dari jiwamu, salah pilih jurusan, hilang deh separuh jiwamu.
Namun, ada kalanya ketika sudah jadi mahasiswa, kamu dihadapkan pada dilema tingkat dewa. What is the problem ?. Problemnya adalah jurusan yang kamu ambil saat ini tidak cocok dengan passion kamu, atau bahkan kamu minder dengan jurusanmu karena tidak dikenal orang. Tatkala, kamu mencoba berdamai dengan problem-problem tersebut, tapi nyatanya tetap saja hatimu memberontak. Apalagi, melihat teman-temanmu yang memutuskan pindah jurusan. Kamu semakin bimbang dan hilang arah. Ingin rasanya mengikuti jejak mereka, meninggalkan jurusan yang saat ini sudah kamu tekuni selang beberapa waktu lamanya, dan hijrah ke jurusan lainnya yang orang lain katakan “favorit”.
Guys, disini aku akan sedikit banyak bercerita tentang salah satu jurusan kuliah yang terindikasi problem-problem seperti yang telah tersebut. Pernah lihat tukang gali kubur ? Ya, kalian pasti tahulah. Mereka menggali tanah berbentuk persegi, persegi panjang, yang digunakan sebagai liang lahatnya. Tapi pernahkah kalian berpikir apa saja yang sebenarnya ada dalam tanah itu ? dan apakah kalian juga tahu bahwa hal-hal tersebutlah yang dipelajari oleh mahasiswa-mahasiswa Ilmu Tanah ?. Benar adanya memang, mahasiswa Ilmu Tanah mempelajari apa yang ada di dalam tanah dan apa saja yang berkaitan tentang tanah.
Sebab mahasiswa Ilmu Tanah mempelajari apa yang ada di dalam tanah, maka tak jarang mereka harus gali-gali tanah. Ya, sangat mirip dengan tukang gali kubur. Oleh karena itu, mereka tak jarang juga mendapat pertanyaan ataupun sebuah ejekan “Jadi anak tanah, mau jadi apa ? Tukang gali kubur ya ?” sakit nggak sih dibilangin kayak gitu guys. Meskipun tukang gali-gali tanah, nggak gitu juga kali, belum tau sih aslinya anak tanah gimana. Haha
Jurusan Ilmu Tanah terdiri dari dua konsentrasi ilmu yang dipelajari, yaitu bidang ilmu kebumian (Geologi dan Geografi) dan bidang ilmu pertanian. Saat ini, kebanyakan jurusan Ilmu Tanah berada di bawah naungan Fakultas Pertanian. Padahal jika ditelaah dari materi kuliah dan praktikumnya, Ilmu Tanah mirip dengan keteknikan tapi juga ada pertaniannya. Itulah salah satu keistimewaan dari Ilmu Tanah. Ibarat angkatan militer, mahasiswa Ilmu Tanah adalah pasukan baret merah. Kenapa bisa pasukan merah ? sebab mahasiswa Ilmu Tanah adalah orang-orang pertama yang terjun ke lapangan, ketika ada masalah yang berhubungan dengan tanah. Bisa dilihat, hampir semua masalah berhubungan dengan tanah, mulai dari bidang pertanian, sosial, politik, ekonomi, tak ada yang lepas dari tanah.
Ilmu yang akan dikuasai mahasiswa jurusan Ilmu Tanah yaitu SIG (Sistem Informasi Geografi), Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, Ilmu Tanah Regional, Ekologi, Kualitas Tanah, Analisis Tanah-Air-Tanaman, Konservasi Tanah-Air, Reklamasi Lahan Tambang, Agrogeologi, Mineralogi Tanah, Agroklimatologi, Manajemen Agrobisnis, Manajemen Kewirausahaan, Agrohidrologi, Pengelolaan Air, Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Ilmu Ukur Tanah, Kartografi, dan UU Pertanahan. Begitu kompleks apa yang dipelajari, sehingga prospek kerjanya sangat luas. Kerjanya bisa di Departemen Pertanian, Kehutanan, Sumber Daya Mineral dan Energi, Perkebunan, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), BPN (Badan Pertanahan Nasional), Badan Lingkungan Hidup, BPDAS, Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Bakosurtanal, Lembaga Penelitian, Perusahaan Perkebunan, Konsultan Pupuk, Perusahaan Pertambangan, Perusahaan Hutan Tanaman, dan pekerjaan sejenis lainnya.
Jurusan Ilmu Tanah paling cocok buat kalian yang suka ngetrip. Tiap semester, pasti akan ada field trip. Field tripnya nggak kalah kok sama trip-trip yang dilakukan anak Teknik Geologi, Teknik Geodesi, Kartografi, dan sejenisnya. Field tripnya mulai dari pantai (dataran 0 mdpl) sampai daerah pegunungan yang tingginya macam-macam. Seru binggo deh pokoknya. ^_^
            Ilmu Tanah pada dasarnya memang tidak begitu “favorit”, bahkan saat ini dipandang masyarakat sebagai jurusan yang prospek kerjanya “Gali Kubur”. Akan tetapi, setelah mengerti apa yang dipelajari dan seperti apa sebenarnya prospek kerja, jurusan Ilmu Tanah harusnya tidak dipandang sebelah mata, apalagi dianggap sebagai “Tukang Gali Kubur”. Sebab, Ilmu Tanah adalah ilmu mendasar yang dapat digunakan dalam menjawab problem di segala bidang. Saat ini permasalahan apapun, menyangkut tanah, dan mahasiswa jurusan Ilmu Tanah yang dapat menjawabnya. So, jangan takut untuk katakan “Viva Soil !”

0 comments:

Post a Comment