Saturday, May 14, 2016

Makalah Fotosintesis

Leave a Comment



FOTOSINTESIS
LAPORAN PRAKTIKUM















 





                                                                             

Disusun oleh :
1.     Andita Sari P.W.
2.     Diana Permatasari
3.     Indri Saraswati
4.     M. Anas I.
5.     Wiwik Setyowati


SMA NEGERI 1 JAKENAN
TAHUN PELAJARAN 2015/ 2016

Laporan Praktikum
Fotosintesis

A.    Landasan Teori
Fotosintesis adalah salah satu contoh dari proses Anabolisme. Fotosintesis : Peristiwa penyusunan zat organik (gula)  dari zat anorganik (CO2 dan H2O) dengan pertolongan energi cahaya.  Karena bahan baku yang digunakan adalah CO2 (zat karbon) maka fotosintesis dapat pula disebut asimiliasi karbon. Proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau dapat terjadi dengan bantuan:
·         sinar matahari,
·         air,
·         garam mineral yang diserap,
·         karbondioksida dari udara diubah menjadi zat makanan.
Fotosintesis merupakan sintesis yang memerlukan cahaya (fotos = cahaya; sintesis = penyusunan atau membuat bahan kimia). Fotosintesis adalah peristiwa pembentukan karbohidrat dari karbondioksida dan air dengan bantuan energi cahaya matahari. Secara sederhana, reaksi fotosintesis yang melibatkan berbagai enzim dapat dituliskan sebagai berikut:
                                
6CO2 + 6H2O          SM&klorofil             C6H1206 + 6O2
Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas. Kloroplas merupakan organel plastida yang mengandung pigmen hijau daun (klorofil). Klorofil merupakan pigmen utama yang terdapat pada tumbuhan yang berfungsi menyerap cahaya matahari. Klorofil dapat dibedakan menjadi klorofil a dan klorofil b. Klorofil a mampu menyerap cahaya merah dan biru keunguan. Klorofil a sangat berperan dalam reaksi gelap fotosintesis. Sedangkan, klorofil b merupakan klorofil yang mampu menyerap cahaya biru dan  merah kejinggaan. Jadi, tumbuhan yang dapat melakukan fotosintesis adalah tumbuhan yang mengandung kloroplas pada daunnya. Oleh karena itu, tumbuhan merupakan produsen makanan (karena dapat menghasilkan makanan dengan bantuan cahaya matahari), dan disebut juga organisme autotrof, yaitu organisme yang dapat membuat makanan sendiri.

B.     Tujuan
Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan karbohidrat (amilum)

C.    Alat dan Bahan
1.      Daun Hibiscus rosasinensis
2.      Kertas timah
3.      Alkohol
4.      Lugol
5.      Air
6.      Kaki 3
7.      Pembakar spirtus
8.      Beaker lass 100 ml
9.      Korek api
10.  Cawan petri

D.    Prosedur Kerja
1.      Menutup sebagian daun pada tanaman Hibiscus rosasinensis dengan kertas timah, dan yang lain dibiarkan terbuka. Membiarkan selama ±1 minggu. Percobaan dilakukan sebelum matahari terbit.
2.      Pada sore/ pagi sebelum matahari terbit, memetik daun Hibiscus rosasinensis.
3.      Menggunting daun Hibiscus rosasinensis dengan ukuran 3  1 cm.
4.      Merebus air hingga mendidih kemudian merendam daun Hibiscus rosasinensis selama 20 detik.
5.      Mengisi tabung reaksi dengan alkohol hingga ketinggian 2 cm.
6.      Gulung daun Hibiscus rosasinensis kemudian memasukkan ke dalam tabung reaksi yang berisi alkohol, kemudian memasukkan ke dalam beaker glass yan berisi air mendidih, mendiamkannya selama 10 menit.
7.      Mencuci dan membilas daun dengan menggoyangkan daun dengan pinset di dalam beaker glass yang berisi air panas bekas didihan.
8.      Meletakkan pada cawan petri kemudian menetesi dengan larutan lugol.
9.      Mengamati perubahan warna yang terjadi.
10.  Mencatat hasil percobaan pada tabel.

E.     Hasil Praktikum
No.
Perlakuan
Daun Hibiscus rosasinensis
Warna
1
Sebelum perlakuan
Daun terbuka
Hijau
Daun tertutup kertas timah
Hijau
2
Perendaman alkohol dan dididihkan
Daun terbuka
Hijau keputihan
Daun tertutup kertas timah
Hijau keputihan
3
Ditetesi lugol
Daun terbuka
Hitam
Daun tertutup kertas timah
Coklat/ Tetap
F.     Analisis Data
Pada saat daun belum direndam pada alkohol dan ditetesi lugol, warna daun terbuka dan yang ditutup kertas timah sama yaitu berwarna hijau. Kedua daun tersebut kemudian direndam ke dalam alkohol dan didihkan, warna kedua daun berubah menjadi hijau mendekati putih. Warna hijau mendekati putih menandakna bahwa klorofil yang ada dalam daun telah terlarut ke dalam alkohol yang dididihkan. Ketika kedua daun sudah selesai dididihkan di dalam alkohol, daun ditetesi lugol untuk uji amilum. Pada daun yang terbuka, warna daun berubah menjadi hitam, dan pada daun yang tertutup kertas timah beerwarna tetap.

G.    Pembahasan
Fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan senyawa komplek dari senyawa sederhana dengan menggunakan energi cahaya. Sumber energi cahaya alami yang digunakan adalah sinar matahari. Bahan yang digunakan dalam proses fotosintesis juga berupa CO2 yang diambil dari udara melalui stomata dan H2O yang diambil dari tanah oleh akar. Fotosintesis terjadinya di daun, di jaringan parenkim palisade yang mengandung banyak klorofil. Klorofil / pigmen hijau yang merupakan salah satu pigmen fotosintetik yang berfungsi untuk menyerap energi cahaya matahari.
Proses fotosintesis menghasilkan amilum. Ini bisa diketahui ketika permukaan daun yang terkena cahaya ditetesi larutan lugol warnanya berubah menjadi biru kehitaman. Bagian daun yang tidak terkena cahaya tidak melakukan fotosintesis, sehingga tidak membentuk amilum. Ketika ditetesi lugol warnyanya tidak berubah.

H.    Kesimpulan
    Dalam proses fotosintesis tumbuhan, tumbuhan akan menghasilkan karbohidrat (amilum) dan proses fotosintesis memerlukan cahaya matahari. Untuk membuktikan ad tidaknya amilum pada daun, maka dengan menggunakan lugol. Daun yang mengandung amilum akan berubah menjadi biru-hitam jika ditetesi dengan lugol, sedangkan jika tidak mengandung amilum maka warnanya coklat ataupun tetap.

I.       Pertanyaan dan Jawaban Pertanyaan
*      Pertanyaan
1.      Apakah tujuan daun direndam dengan air mendidih ?
2.      Apakah tujuan daun direndam dengan alkohol ?
3.      Daun manakah yang berwarna hitam dan yang tetap berwarna putih ? Jelaskan !
*      Jawaban
1.      Tujuan direndamnya daun dalam air mendidih adalah untuk menonaktifkan sel-sel yang ada pada daun.
2.      Tujuan direndamnya daun dalam alkohol adalah untuk melarutkan zat klorofil yang ada pada daun sehingga pada daun tinggal amilumnya saja.
3.      Daun yang berwarna hitam adalah daun yang dibiarkan terbuka/ yang tidak ditutup dengan kertas timah, dan daun yang tetap berwarna putih adalah daun yang ditutup dengan kertas timah. Adanya perubahan warna hitam pada daun yang terbuka ketika ditetesi lugol menandakan bahwa daun tersebut mengandung amilum, sedangkan pada daun yang ditutup kertas timah warnanya tidak berubah menandakan bahwa daun tidak mengandung karbohidrat.

0 comments:

Post a Comment